Rabu, 02 Mei 2012

KONSEP DASAR MANUSIA



A.    PENGERTIAN
Manusia adalah mahluk hidup yang sempurna di muka bumi dan diciptakan oleh Illahi memiliki tubuh (body), jiwa (mind) dan roh (spirit/soul)

Konsep Manusia dan Kebutuhan Dasar.
KONSEP MANUSIA
Konsep manusia dibagi menjadi dua bagian: Manusia sebagai makhluk holistik dan Manusia sebagai system
Manusia sebagai Makhluk Holistik
Manusia sebagai makhluk holistik mengandung pengertian, manusia makhluk yang terdiri dari unsur biologis, psikologis, sosial dan spritual, atau sering disebut juga sebagai makhluk biopsikososialspritual. Dimana, keempat unsur ini tidak dapat terpisahkan, gangguan terhadap salah satu aspek merupakan ancaman terhadap aspek atau unsur yang lain.
Manusia sebagai makhluk biologis, disebabkan karena:
- manusia terdiri dari gabungan sistem-sistem organ tubuh
- manusia mempertahankan hidup
- manusia tidak terlepas dari hukum alam (khususnya hukum perkembangan)
Manusia sebagai makhluk psikologis, karena:
- setiap individu memiliki kepribadian yang unik (sanguin, melankholik,dll)
- setiap individu memiliki tingkahlaku yang merupakan manifestasi dari kejiwaan
- setiap individu memiliki kecerdasan dan daya piker
- setiap individu memiliki kebutuhan psikologis untuk mengembangkan kepribadian

Manusia sebagai Makluk sosial, karena:
- setiap individu hidup bersama dengan orang lain
- setiap individu dipengaruhi oleh kebudayaan
- setiap individu terikat oleh norma yang berlakuk dimasyarakat
- setiap individu dipengaruhi dan beradaptasi dengan lingkungan social
- setiap individu tidak dapat hidup sendiri perlu bantuam orang lain
Manusia sebagai makhluk Spritual karena:
- setiap individu memiliki keyakinan sendiri tentang adanya Tuhan
- setiap individu memiliki pandangan hidup, dan dorongan sejalan dengan keyakinan yang dipegangnya
Manusia sebagai Sistem
Manusia ditinjau sebagai sistem, artinya manusia terdiri dari beberapa unsur/sistem yang membentuk suatu totalitas; yakni sistem adaptif, sitem personal, sistem interpersonal, dan sistem social
Manusia sebagai sistem adaptif, disebabkan:
- Setiap individu dapat berubah
- setiap individu merespon terhadap perubahan
Manusia sebagai sistem personal, disebabkan:
- setiap manusia memiliki proses persepsi
- setiap manusia bertumbuh kembang
Manusia sistem interpersonal
- setiap manusia berinteraksi dengan yang lain
- setiap manusia memiliki peran dalam masyarakat
- setiap manusia berkomunikasi terhadap orang lain

Manusia sebagai sistem social
- setiap individu memiliki kekuatan dan wewenang dalam pengambilan keputusan dalam lingkungannya; keluarga, masyarakat, dan tempat kerja

KONSEP KEBUTUHAN DASAR MANUSIA

Kebutuhan dasar manusia ialah unsur-unsur yang dibutuhkan oleh manusia untuk mempertahankan keseimbangan fisiologis dan psikologis untuk mempertahankan kehidupan dan kesehatan.
Menurut Abraham Maslow dalam Teori Hierarki Kebutuhan menyatakan bahwa setiap manusia memiliki lima kebutuhan dasar:
1. kebutuhan flsiologis (makan, minum, pakaian),
2. keamanan,
3. cinta,
4. harga diri, dan
5. aktualisasi diri

Ciri kebutuhan dasar manusia
- setiap manusia pada dasarnya memiliki kebutuhan yang sama namun kebutuhan tersebut dirubah sesuai kultur dan keadaan
- setiap manusia memenuhi kebutuhannya sesuai dengan prioritas/ yang lebih penting
- setiap orang dapat merasakan adanya kebutuhan dan meresponnya dengan berbagai cara
- kegagalan dalam memenuhi kebutuhan menghasilkan ketidakseimbangan
- kebutuhan dapat membuat seseorang berpikir dan bergumul memenuhi rangsangan internal dan
Eksternal
- kebutuhan saling berkaitan dengan beberapa kebutuhan yang tidak terpenuhi akan
mempengaruhi kebutuhan lainnya.

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBUTUHAN DASAR MANUSIA
Kebutuhan dasar manusia dipengaruhi oleh:
1. Penyakit.Penyakit menyebabkan perubahan dalam memenuhi kebutuhan, baik secara fisiologis
maupun psikologis, karena fungsi organ tertentu memerlukan kebutuhan yang lebih besar dari biasanya.
2. Hubungan keluarga. Hubungan yang baik antara anggota keluarga dapat meningkatkan pemenuhan kebutuhan dasar karena saling percaya, dan kebahagiaan.
3. Konsep dir. konsep diri yang positif memberikan makna dan keutuhan (wholeness) bagi seseorang. Orang yang optimis mudah berubah, mudah mengenali kebutuhan dan mengembangkan cara hidup yang sehat, sehingga kebutuhan dasarnya terpenuhi dengan mudah
4. Tahap Perkembangan. Setiap tahap perkembangan memiliki kebutuhan dasar yang berbeda-beda karena setiap organ tubuh mengalami kematangan yang berbeda.

PENDAPAT BEBERAPA AHLI TENTANG MODEL KEBUTUHAN DASAR MANUSIA
Virginia Henderson
Virginia Henderson (dalam Potter dan Perry, 1997) membagi kebutuhan dasar
manusia ke dalam 14 komponen berikut:
1. Bernapas secara normal.
2.Makan dan minum yang cukup.
3.Eliminasi (buang air besar dan kecil).
4.Bergerak dan mempertahankan postur yang diinginkan.
5.Tidur dan istirahat.
6.Memilih pakaian yang tepat.
7.Mempertahankan suhu tubuh dalam kisaran normal dengan menycsuaikan pakaian yang
dikenakan dan memodifIkasi lingkungan.
8.Menjaga kebersihan diri dan penampilan.
9.Menghindari bahaya dari lingkungan dan menghindari membahayakan orang lain.
lO. Berkomunikasi dengan orang lain dalam mengekspresikan emosi, kebutuhan, kekhawatiran, dan opini.
11.Beribadah sesuai dengan agama dan kepercayaan.
12.Bekerja sedemikian rupa sebagai modal untuk membiayai kebutuhan hidup.
13.Bermain atau berpartisipasi dalam berbagai bentuk rekreasi.
14.Belajar, mencmukan, atau memuaskan rasa ingin tahu yang mengarah pada perkembangan yang normal, kesehatan, dan penggunaan fasilitas kesehatan yang tersedia.

Abraham Maslow
Teori hierarki kebutuhan dasar manusia yang dikemukakan Abraham Maslow (dalam Potter dan Perry, 1997) dapat dikembangkan untuk menjelaskan kebutuhan dasar manusia sebagai berikut:
1. Kebutuhan Fisiologis merupakan kebutuhan paling dasar, oksigen, cairan (minuman), nutrisi (makanan), keseimbangan suhu tubuh, eliminasi, tempat tinggal, istirahat dan tidur, serta kebutuhan seksual.
2.Kebutuhan rasa aman dan perlindungan: perlindungan fisik dan perlindungan psikologis.
- Perlindungan fisik, perlindungan atas ancaman terhadap tubuh atau hidup: Ancaman tersebut dapat berupa penyakit, kecelakaan, bahaya dan lingkungan, dan sebagainya.
- Perlindungan psikologis, perlindungan atas ancaman dari pengalaman yang baru dan asing. Misalnya, kekhawatiran yang dialami seseorang ketika masuk sekolah pertama kali karena merasa terancam oleh keharusan untuk berinteraksi dengan orang lain, dan sebagainya.
3. Kebutuhan rasa cinta serta rasa memiliki dan dimiliki, antara lain memberi dan menerima kasih sayang, mendapatkan kehangatan keluarga, memiliki sahabat, diterima oleh kelompok sosial, dan sebagainya.
4. Kebutuhan akan harga diri maupun perasaan dihargai oleh orang lain. Kebutuhan ini terkait dengan keinginan untuk mendapatkan kekuatan, meraih prestasi, rasa pcrcaya diri, dan kemerdekaan diri. Selain itu, orang juga memerlukan pengakuan dari orang lain.
5. Kebutuhan aktualisasi diri, kebutuhan tertinggi dalam hierarki Maslow, berupa kebutuhan untuk berkontribusi pada orang lain/lingkungan serta mcncapai potensi diri sepenuhnya






Karakteristik kebutuhan dasar manusia :
-Setiap orang mempunyai kebutuhan dasar yang sama dimana setiap kebutuhan dimodifikasi sesuai dengan kultur.
-Seseorang memenuhi kebutuhannya sesuai prioritas. Walaupun kebutuhan umumnya harus dipenuhi, beberapa kebutuhan dapat ditunda. Kegagalan dalam memenuhi kebutuhan menghasilkan ketidakseimbangan hemeostatik yaitu sakit. Kebutuhan dapat membuat seseorang berfikir dan bergerak untuk memenuhi rangsang internal dan eksternal. Seseorang dapat merasakan adanya kebutuhan dapat berespon dengan berbagai cara.
Kebutuhan saling berkaitan beberapa kebutuhan yang tidak terpenuhi akan mempengaruhi kebutuhan lainnya.
Faktor-faktor yang mempengaruhi pemenuhan kebutuhan : Penyakit Berhubungan dengan kemampuan seseorang dalam memenuhi kebutuhan Perawat dapat membantu pasien untuk memenuhi kebutuhan pada setiap saat Hubungan yang berarti Keluarga, support person Perawat dapat membina hubungan yang berarti dengan pasien Dapat membantu pasien menyadari kebutuha mereka dan mengembangkan cara yang sehat untuk memenuhi kebutuhan Konsep diri Mempunyai kemampuan individu untuk memenuhi kebutuhan dan juga kesadarannya apakah kebutuhan tepenuhi atau tidak.
Orang yang merasa dirinya baik, mudah untuk berubah, mengenal kebutuhan dan mengembangkan cara yang sehat untuk memenuhi kebutuhan.
Tahap perkembangan
A.Erikson : jika individu dapat membina hubungan intimacy, maka kebutuhan cinta dan rasa memiliki terpenuhi.
B.Maslow : kebutuhan aktualisasi dirinya utuh mempunyai karakteristik sebagai berikut :
Realistik, melihat kehidupan secara penuh dan objektif, tentang apa yang diobservasinya.
Cepat menyesuaikan diri dengan orang lain. Mempunyai persepsi yang tinggi dan tegas. Mempunyai dugaan yang benar terhadap sesuatu kebenaran dan kesalahan. Sering / selalu akurat dalam memprediksi kejadaian yang akan dating. Mengerti seni, musik, politik dan filosofi. Rendah hati, mendengar orang lain dengan penuh perhatian. Mempunyai dedikasi untuk bekerja sama, bertugas dari tempat kerja. Berkreatifitas, fleksibel, spontan, berani dan sudi mengakui kesalahan. Terbuka ide-ide baru. Percaya diri dan menghargai diri. Konfliks diri yang rendah, kepribadian yang interaksi. Menghargai diri sendiri, tidak membutuhkan kemasyura, mempunyai perasaan kontrol terhadap diri sendiri. Kemandirian tinggi, mempunyai hasrat privacy.
Dapat tampil, tidak mengecilkan diri, objektif dan tidak memihak. Bersahabat, menyayangi dan lebih banyak menentukan dilingkungannya. Dapat mengambil keputusan apabila ada pertentangan pendapat. Berfokus pada masalah { problem centred } tidak berfokus pada pribadi. Menerima dunianya apa adanya.



Kesimpulan :
Tidak semua manusia terpenuhi kebutuhan aktualisasi diri secara utuh. Maslow tidak percaya bahwa inteligensia akan memenuhi kebutuhan aktualisasi diri. Maslow mempelajari bahwa aktualisasi diri dihasilkan karena kematangan.
Seseorang terpenuhi aktualisasi diri akan Mungkin tidak selalu berbahagia. Sukses dan menyesuaikan diri dengan baik. Pernah merasa ragu-ragu. Merasakan kegagalan dan takut. Mempunyai kemampuan berjanji secara positif mengenai ketakutan, kegagalan, kelemahan.
Karakteristik kebutuhan dasar :
1.Semua manusia mempunyai kebutuhan dasar yang sama Kebutuhan perseorang akan dimodifikasi sesuai kultur. Persepsi terhadap kebutuhan bervariasi tergantung kemampuan belajar dan stndard kebudayaan.
2.Manusia memenuhi kebutuhan dasar mereka tergantung kepada prioritasnya.
3.Kebutuhan dasar secara umum harus dipenuhi, beberapa kebutuhan dapat ditunda.
4.Kelemahan dalam mendapatkan kebutuhan satu atau lebih dapat menimbulkan homeostasis imbalance, tidak dapat terpenuhi sakit.
5.Kebutuhan dapat ditimbulkan oleh berbagai rangsangan eksternal / internal
Internal à rasa lapar à membuat seseorang berfikir tentang makanan. Eksternal à bentuk kue yang menarik.
6.Seseorang yang merasakan kebutuhannya dapat menanggapi berbagai cara untuk mendapatkannya. Memilik respon, sebagian besar tergantung kepada pengalaman belajar, nilai, budaya.
7.Kebutuhan-kebutuhan saling berinteraksi, beberapa kebutuhan tidak terpenuhi akan mempengaruhi kebutuhan lain.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar